Kamis, 24 Februari 2011

anfield masih angker

Gol tunggal Dirk Kuyt, di menit ke-86, membawa Liverpool lolos ke babak selanjutnya, pertandingan leg kedua babak 32 besar melawan Sparta Praha, dilangsungkan di stadion Anfield, Jumat dini hari (25/02).
Kedua tim langsung berusaha menekan lawan mereka sejak menit pertama. Meskipun bermain di kandang lawan tidak membuat Sparta Praha bermain bertahan. Peluang pertama mereka terjadi setelah sebuah lemparan ke dalam yang menuju kotak penalti Reds, hampir saja membuat pendukung Liverpool menghela nafas.
Liverpool tidak tinggal diam, Daniel Agger dan Raul Meireles melakukan tendangan keras kearah gawang, namun bola masih berada di atas gawang yang dijaga Blazec.
Setelah itu sundulan kepala dari Krygiakos masih mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Sparta. Sundulan kepala dari Joe Cole pun masih mampu diselamatkan oleh Blazec yang bermain cukup baik di awal babak pertama ini.
Meskipun tidak hanya bertahan dan sesekali melakukan serangan ke pertahanan Liverpool, praktis babak pertama dikuasai oleh Reds. berkali-kali Raul Meireles dan David N'Gog membuat pertahanan yang dikomandoi bek veteran Tomas Repka, bekerja keras.
Tidak banyak peluang yang didapatkan oleh Praha, karena serangan yang mereka bangun selalu kandas di pertahanan Liverpool.
Begitu juga dengan peluang yang didapatkan Liverpool, selalu terbuang percuma karena kurang tenangnya dalam penyelesaian akhir dan juga kesigapan Blazec.
Di menit akhir babak pertama, Kuyt melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun masih kurang akurat karena melebar di sisi gawang Praha.
Tidak ada gol yang dihasilkan di babak pertama ini, hanya beberapa kartu kuning yang mampu dihasilkan oleh kedua tim. Masing-masing dua kartu untuk kedua tim, Martin Kelly dan Christian Poulsen di Liverpool lalu Manuel Pamic dan Marek Matejovsky di Sparta Praha.
Di babak kedua, untuk mengantisipasi serangan yang dilancarkan Sparta Praha, Liverpool mengganti Martin Kelly dengan pemain belakang yang sudah berpengalaman, Jamie Carragher. Masuknya Carragher, menjadi rekor pribadi untuknya, Carra telah bermain selama 137 pertandingan di Liga Eropa, selisih satu pertandingan dan dia bisa menyamai rekor pemain veteran lainnya Ryan Giggs.
Liverpool langsung menekan lawannya, namun keberuntungan masih belum berpihak bagi mereka. N'Gog dan juga Kuyt tidak bermain dengan baik di pertandingan ini. Tidak dapat bermainnya Steven Gerrard membuat tidak adanya umpan-umpan yang memanjakan striker Liverpool.
Tidak dapat bermainnya Luis Suarez karena aturan kompetisi dan masih belum sembuhnya Andy Carroll membuat tidak adanya alternatif di lini depan Liverpool.
Di menit ke-65, Kenny Dalglish kembali mengganti pemainnya, Christian Poulsen yang tidak banyak memberikan kontribusinya digantikan oleh pemain muda Jay Spearing.
Sedangkan Sparta Praha memasukkan Jakob Podany dan Tomas Pekhart untuk menggantikan Libor Sionko dan Martin Abena.
Pertahanan Praha yang sangat ketat sangat sulit untuk ditembus oleh Liverpool, Tomas Repka benar-benar menjadi tembok besar di pertahanan Praha.
Serangan Liverpool selalu mampu dipatahkan pertahanan Praha. Tendangan dan sundulan kepala hanya mampu melebar di sisi gawang.
Akhirnya di menit ke-86, melalui tendangan pojok yang dilakukan oleh Raul Meireles di sisi kanan gawang Praha, mampu dimanfaatkan oleh pemain asal Belanda yang terus bekerja keras di lini depan Liverpool, Dirk Kuyt, dengan sundulan kepalanya mampu mengubur impian Sparta Praha untuk lolos ke babak selanjutnya.
Dengan keunggulan agregat 1-0 untuk Liverpool, membawa the Reds melaju ke babak selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar